PELATIHAN KEPEMIMPINAN SANTRI PADA LDKS TAHUN 2025

     Program Latihan Dasar Kepemimpinan Santri atau disingkat LDKS, menjadi program rutin 2 tahunan oleh lembaga pendidikan SMPTQ AL AZKA dan SMATQ EXCELLENT AL AZKA. Program LDKS tahap 2 telah dilaksanakan pada tanggal 08-09 Januari 2024 di Hambalang Camp, Agro wisata Villa Hambalang, bogor, Jawa Barat.

     Selama 2 hari 1 malam santri tingkat SMP dan SMA Al Azka dipadatkan dengan serangkaian kegiatan untuk menjaga nilai-nilai kepemimpinan dan kedisiplinan santri. Seperti hari pertama kegiatan seluruh santri mendapat pembekalan karakter dan disiplin dari 2 anggota TNI angkatan darat. Santri mendapat materi dan praktik kedisiplinan layaknya prajurit TNI.

      Mental dan fisik santri di hari pertama sangat di uji, setiap santri yang tidak sesuai instruksi atau arahan anggota TNI di kegiatan baris berbaris, akan langsung mendapatkan sanksi di tempat. Kemudian pada sesi makan siang, santri harus mengikuti cara makan prajurit TNI yakni dalam waktu 5 menit makan di depan santri harus sudah habis tanpa sisa.

     Di malam harinya santri mengadakan kegiatan api unggun disertai dengan pembekalan materi oleh Ketua Yayasan Al Azka Kamila Indonesia. “kegiatan LDKS harus menjadi sarana untuk melatih kedisiplinan dan mempraktikkan materi-materi yang telah dipelajari di LDKS ini di keseharian kalian di Pesantren” Ujar Ketua Yayasan.

      Hari kedua santri mengikuti kegiatan Jelajah Alam Bukit Hambalang, dengan menyusuri area kebun masyarakat setempat dengan trek pendakian menanjak dan basah karena di hari pertama hujan turun sepanjang malam. Trek jelajah alam yang dilalui oleh santri berjarak sekitar 2 KM.

      Kegiatan dilanjutkan dengan outbound team building yang di pimpin oleh instruktur outbound dari Hambalang Camp. Permainan outdoor yang diikuti santri melatih konsentrasi dan kerjasama tim dalam menyesaikan permainan. Tawa gembira sangat dirasakan oleh seluruh santri saat sesi kegiatan ini.

     Kegiatan LDKS ke-2 ini memiliki maksud dan tujuan yaitu untuk mengasah kembali mental dan fisik santri untuk selalu siap bersikap disiplin dan memiliki karakter leadership dalam segala hal. Mengingat kegiatan dan aturan pesantren sangat mengikat di keseharian santri.