Sambangan Wali Santri dan Liburan Santri Pesantren Tahfizhul Quran Al Azka

Ahad, 21 September 2025 menjadi hari yang ditunggu-tunggu oleh para santri Pesantren Tahfizhul Quran Al Azka. Setelah menjalani hari-hari penuh kegiatan pembelajaran, para santri akhirnya mendapat kesempatan untuk berjumpa kembali dengan orang tua mereka dalam momen sambangan wali santri sekaligus penjemputan santri untuk liburan yang dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 21 September hingga 04 Oktober 2025. Suasana pesantren sejak pagi sudah terlihat ramai dengan kedatangan para wali santri yang penuh rindu ingin menjemput putra-putrinya.

Kegiatan sambangan ini diawali dengan acara pertemuan antara pimpinan pesantren, santri, serta wali santri yang bertempat di aula utama. Dalam kesempatan tersebut, Pimpinan Pesantren Tahfizhul Quran Al Azka, KH. Abdul Aziz Mudzakir, S.Pd.I, menyampaikan wejangan sekaligus nasihat yang penuh makna. Beliau berpesan agar para santri tetap menjaga kedisiplinan dan semangat belajar meskipun sedang berada di luar lingkungan pesantren.

“Diharapkan santri selama liburan tetap murojaah untuk menjaga hafalannya, dan orang tuanya diharapkan bisa memantau kegiatan anaknya selama liburan di rumah,” tutur Kyai Aziz di hadapan para wali santri.

Nasihat tersebut menjadi pengingat penting bahwa liburan bukanlah masa untuk lalai, melainkan kesempatan untuk memperkuat kembali hafalan dan kedekatan bersama keluarga. Pihak pesantren berharap, kerja sama antara santri, wali santri, dan pihak pesantren dapat terus terjalin dengan baik demi keberlangsungan pendidikan para santri.

Penyerahan Sertifikat Tasmi Hafalan Al-Quran

Acara berlanjut dengan momen yang penuh kebahagiaan, yaitu penyerahan sertifikat lulus Tasmi Hafalan Al-Quran kepada santri putra dan putri Tahfizh Al Azka. Sertifikat tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi sekaligus pengakuan atas usaha para santri yang telah berhasil menyelesaikan hafalan pada beberapa tingkat. Di antaranya adalah hafalan Juz 30, Juz 1, dan Juz 1–3.

Para santri yang menerima sertifikat tampak begitu bersemangat dan penuh rasa syukur. Begitu pula para orang tua yang hadir, mereka menyaksikan langsung pencapaian putra-putri mereka yang terus berproses dalam menghafal Al-Quran. Suasana haru pun mewarnai momen tersebut, karena penyerahan sertifikat bukan sekadar simbol, melainkan tanda bahwa perjalanan menghafal mereka terus meningkat dari waktu ke waktu.

Setelah acara resmi selesai, tibalah saat yang paling ditunggu-tunggu: momen penjemputan. Para santri mulai berkemas dan bersiap meninggalkan lingkungan pesantren untuk sementara waktu. Suasana penuh keakraban dan kerinduan pun terlihat ketika santri bertemu dengan orang tua mereka. Ada yang langsung memeluk erat, ada pula yang bercerita panjang lebar tentang pengalaman mereka selama di pesantren.

Bagi para santri, liburan kali ini menjadi kesempatan berharga untuk kembali merasakan kebersamaan bersama keluarga. Namun, pesan dari Kyai Aziz tetap terngiang di telinga mereka, bahwa murojaah dan menjaga hafalan harus tetap dilakukan di manapun berada.

Pesantren Tahfizhul Quran Al Azka menekankan bahwa liburan bukan sekadar waktu istirahat dari rutinitas, melainkan juga sarana untuk memperkuat nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, serta ikatan keluarga. Oleh karena itu, pihak pesantren berharap orang tua dapat menjadi mitra terbaik dalam mendampingi anak-anak mereka agar tetap istiqamah dalam menghafal dan mempelajari Al-Quran.

Dengan berakhirnya acara sambangan, para santri secara bertahap meninggalkan pesantren. Mereka membawa pulang bukan hanya barang-barang pribadi, tetapi juga bekal ilmu, hafalan, serta semangat baru untuk terus melangkah dalam jalan tahfizh. Liburan yang berlangsung hingga 4 Oktober 2025 ini diharapkan dapat memberikan penyegaran lahir dan batin bagi para santri, sekaligus mempererat hubungan keluarga sebagai pilar utama dalam pendidikan.

Kegiatan sambangan wali santri dan penjemputan santri untuk liburan kali ini meninggalkan kesan yang mendalam. Nasihat bijak dari pimpinan pesantren, penyerahan sertifikat hafalan, serta suasana haru pertemuan santri dengan keluarga menjadi rangkaian momen yang penuh makna.

Pesantren Tahfizhul Quran Al Azka terus berkomitmen mendidik generasi Qurani yang berakhlak mulia dan berilmu luas. Semoga liburan santri kali ini membawa keberkahan, memperkuat semangat murojaah, dan semakin mengokohkan peran keluarga dalam mendukung perjalanan anak-anak menuju hafizh dan hafizah Al-Quran.