- By Muhammad Irsan Rasyad, S.I.Kom
- 27 Sep 2025
- 655
SD Tahfizhul Quran Al Azka Sukses Laksanakan ANBK Tahun 2025
Pesantren Tahfizhul Quran Al Azka kembali mencatatkan
capaian penting dalam dunia pendidikan. Pada tanggal 22–23 September 2025, SD
Tahfizhul Quran (SDTQ) Al Azka telah menyelenggarakan kegiatan Asesmen Nasional
Berbasis Komputer (ANBK) bagi santri kelas 5.
Pelaksanaan ANBK ini merupakan program dari Kementerian
Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang bertujuan untuk memotret mutu
pendidikan secara menyeluruh melalui tiga instrumen utama, yaitu literasi
membaca, numerasi, serta survei karakter dan lingkungan belajar.
Kegiatan ANBK di
SDTQ Al Azka berlangsung pada hari libur pesantren. Oleh karena itu, khusus
santri kelas 5, jadwal liburan mereka diundur selama dua hari. Hal ini
dilakukan agar pelaksanaan ANBK dapat berjalan dengan baik dan lancar, tanpa
adanya gangguan teknis maupun administratif.
Walaupun liburan harus ditunda, para santri tetap
menunjukkan semangat yang tinggi. Mereka dengan penuh antusias mengikuti
seluruh rangkaian asesmen dari awal hingga akhir. Semangat ini menjadi bukti
bahwa para santri memiliki motivasi belajar yang kuat, serta kesadaran bahwa
ANBK merupakan bagian penting dari proses pendidikan mereka.
Kepala Sekolah SDTQ Al Azka, Laili Marifatul Azizah, S.Pd,
memberikan keterangan terkait penundaan jadwal liburan bagi santri kelas 5.
“Karena jadwal ANBK gelombang 1 dari
pusat jatuh pada 22–23 September 2025, kami meminta wali santri untuk menunda
penjemputan anak-anak. Hal ini dilakukan agar ANBK tetap terlaksana dengan
baik, mengingat hasil ANBK ini akan menentukan Rapor Pendidikan pada tahun
2026,” jelas beliau.
Beliau juga mengapresiasi kerja sama para wali santri yang
memahami pentingnya ANBK dan mendukung penuh kebijakan sekolah dalam
menjalankan program nasional ini.
Pada hari pertama pelaksanaan, santri mengerjakan asesmen literasi
membaca serta survei karakter. Literasi membaca mengukur kemampuan memahami
teks dan menarik kesimpulan, sementara survei karakter menilai aspek sikap,
nilai, serta perilaku yang mencerminkan profil pelajar Pancasila.
Sementara itu, pada hari kedua, santri menghadapi asesmen numerasi
dan survei lingkungan belajar. Numerasi berfokus pada kemampuan bernalar
menggunakan matematika dalam berbagai konteks, sedangkan survei lingkungan
belajar menggali informasi terkait iklim belajar, dukungan guru, serta kondisi
sekolah secara umum.
Selama pelaksanaan, para santri tampak serius dan penuh
konsentrasi dalam menjawab soal. Meski harus menunda liburan, mereka memahami
bahwa asesmen ini menjadi bagian dari tanggung jawab sebagai pelajar. Para guru
pendamping pun terus memberikan semangat serta memastikan kelancaran kegiatan
dari sisi teknis maupun mental para peserta.
Alhamdulillah, kegiatan ANBK tahun 2025 di SDTQ Al Azka
berjalan dengan tertib, lancar, dan sukses. Tidak ada kendala berarti, baik
dari sisi teknis perangkat maupun kesiapan peserta.
Pelaksanaan ANBK bukan sekadar ujian biasa, melainkan
sarana penting untuk memotret kualitas pembelajaran sekaligus menjadi pijakan dalam
meningkatkan mutu pendidikan. Dengan antusiasme santri dan dukungan penuh wali
santri, SDTQ Al Azka optimis dapat terus memberikan kontribusi nyata dalam
mencetak generasi Qurani yang berilmu, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan
zaman.

