SD Tahfizhul Quran Al Azka Sukses Laksanakan ANBK Tahun 2025

Pesantren Tahfizhul Quran Al Azka kembali mencatatkan capaian penting dalam dunia pendidikan. Pada tanggal 22–23 September 2025, SD Tahfizhul Quran (SDTQ) Al Azka telah menyelenggarakan kegiatan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) bagi santri kelas 5.

Pelaksanaan ANBK ini merupakan program dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang bertujuan untuk memotret mutu pendidikan secara menyeluruh melalui tiga instrumen utama, yaitu literasi membaca, numerasi, serta survei karakter dan lingkungan belajar.

Kegiatan ANBK di SDTQ Al Azka berlangsung pada hari libur pesantren. Oleh karena itu, khusus santri kelas 5, jadwal liburan mereka diundur selama dua hari. Hal ini dilakukan agar pelaksanaan ANBK dapat berjalan dengan baik dan lancar, tanpa adanya gangguan teknis maupun administratif.

Walaupun liburan harus ditunda, para santri tetap menunjukkan semangat yang tinggi. Mereka dengan penuh antusias mengikuti seluruh rangkaian asesmen dari awal hingga akhir. Semangat ini menjadi bukti bahwa para santri memiliki motivasi belajar yang kuat, serta kesadaran bahwa ANBK merupakan bagian penting dari proses pendidikan mereka.

Kepala Sekolah SDTQ Al Azka, Laili Marifatul Azizah, S.Pd, memberikan keterangan terkait penundaan jadwal liburan bagi santri kelas 5.

“Karena jadwal ANBK gelombang 1 dari pusat jatuh pada 22–23 September 2025, kami meminta wali santri untuk menunda penjemputan anak-anak. Hal ini dilakukan agar ANBK tetap terlaksana dengan baik, mengingat hasil ANBK ini akan menentukan Rapor Pendidikan pada tahun 2026,” jelas beliau.

Beliau juga mengapresiasi kerja sama para wali santri yang memahami pentingnya ANBK dan mendukung penuh kebijakan sekolah dalam menjalankan program nasional ini.

Pada hari pertama pelaksanaan, santri mengerjakan asesmen literasi membaca serta survei karakter. Literasi membaca mengukur kemampuan memahami teks dan menarik kesimpulan, sementara survei karakter menilai aspek sikap, nilai, serta perilaku yang mencerminkan profil pelajar Pancasila.

Sementara itu, pada hari kedua, santri menghadapi asesmen numerasi dan survei lingkungan belajar. Numerasi berfokus pada kemampuan bernalar menggunakan matematika dalam berbagai konteks, sedangkan survei lingkungan belajar menggali informasi terkait iklim belajar, dukungan guru, serta kondisi sekolah secara umum.

Selama pelaksanaan, para santri tampak serius dan penuh konsentrasi dalam menjawab soal. Meski harus menunda liburan, mereka memahami bahwa asesmen ini menjadi bagian dari tanggung jawab sebagai pelajar. Para guru pendamping pun terus memberikan semangat serta memastikan kelancaran kegiatan dari sisi teknis maupun mental para peserta.

Alhamdulillah, kegiatan ANBK tahun 2025 di SDTQ Al Azka berjalan dengan tertib, lancar, dan sukses. Tidak ada kendala berarti, baik dari sisi teknis perangkat maupun kesiapan peserta.

Pelaksanaan ANBK bukan sekadar ujian biasa, melainkan sarana penting untuk memotret kualitas pembelajaran sekaligus menjadi pijakan dalam meningkatkan mutu pendidikan. Dengan antusiasme santri dan dukungan penuh wali santri, SDTQ Al Azka optimis dapat terus memberikan kontribusi nyata dalam mencetak generasi Qurani yang berilmu, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan zaman.