Sambangan Santri Novermber 2025: Dari Shalawat hingga Penghargaan, Santri Al Azka Tunjukkan Semangat Qurani

Pada hari Ahad, 2 November 2025, Pesantren Tahfizhul Quran Al Azka kembali menggelar kegiatan Sambangan Santri—sebuah agenda rutin yang menjadi ajang silaturahmi, refleksi, serta apresiasi bagi seluruh keluarga besar Al Azka. Kegiatan yang berlangsung penuh kekhidmatan ini tidak hanya menjadi wadah kebersamaan antar santri, guru, dan pengasuh, tetapi juga momentum untuk meneguhkan kembali semangat dalam menghafal, memahami, dan mengamalkan Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari.

Acara dibuka dengan majelis taklim yang dipandu oleh tim Hadroh Al Azka. Penampilan merdu nan bersemangat dari grup hadroh yang beranggotakan santri dari berbagai jenjang—SDTQ, SMPTQ, dan SMATQ Al Azka—menghadirkan suasana religius yang menenangkan. Alunan shalawat dan lantunan pujian kepada Rasulullah ? menggema di aula pesantren, menjadi pembuka yang syahdu sekaligus menggugah hati setiap yang hadir.

Selanjutnya, acara memasuki sesi sambutan yang disampaikan oleh Mudir Pesantren Tahfizhul Quran Al Azka, Ustaz Samsul Bahar, Al Hafizh. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kegiatan seperti Sambangan Santri sebagai sarana bagi wali santri untuk memberi motivasi anaknya untuk istiqomah dalam mengikuti proses menghafal al-quran. Kami sangat berharap di momen sambangan santri, peran wali santri dapat memberi motivasi kepada anaknya untuk semangat menghafal al-quran dan terus giat belajar.

Setelah sambutan, para santri menampilkan beragam kemampuan yang menunjukkan semangat belajar dan kreativitas mereka. Penampilan pertama diisi oleh santri putra SDTQ dan santri putri SMPTQ Al Azka yang membawakan pidato berbahasa Indonesia dengan tema menuntut ilmu. Dengan percaya diri dan artikulasi yang jelas, mereka menunjukkan hasil pembinaan yang tekun dari para ustaz dan ustazah.

Berikutnya, empat santri kelas dua SDTQ Al Azka tampil mengurai hukum tajwid. Dengan lugas mereka menjelaskan berbagai kaidah bacaan Al-Quran, mulai dari mad, idgham, hingga hukum nun sukun dan mim sukun. Penampilan ini menjadi bukti nyata bahwa pembelajaran tajwid di Pesantren Al Azka telah diajarkan sejak usia dini, menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Quran dengan cara yang menyenangkan dan mendidik.

Memasuki acara inti, hadirin disuguhkan mauidhoh hasanah yang disampaikan oleh Pimpinan Pesantren Tahfizhul Quran Al Azka, KH. Abdul Aziz Mudzakir, S.Pd.I, Al Hafizh. Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan informasi bahwa di akhir bulan November Pesantren Al Azka akan mengadakan kegiatan akbar yang menghadirkan KH. Ulil Albab Arwani dari Kudus, Jawa Tengah.

Sebagai penutup, kegiatan Sambangan Santri diakhiri dengan penyerahan penghargaan bagi kelas dan kamar terbaik dalam kategori kebersihan, kerapian, dan kreativitas. Penilaian ini sebelumnya telah dilakukan bersamaan dengan peringatan Hari Santri Nasional 2025. Suasana haru dan bahagia menyelimuti para santri yang menerima penghargaan, menjadi motivasi bagi yang lain untuk terus menjaga lingkungan pesantren agar tetap bersih, tertib, dan inspiratif.

Kegiatan Sambangan Santri tahun ini menjadi cerminan semangat kebersamaan dan komitmen Pesantren Tahfizhul Quran Al Azka dalam melahirkan generasi Qurani yang berilmu, berakhlak, dan berkontribusi bagi umat. Melalui kegiatan seperti ini, pesantren tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga rumah bagi tumbuhnya karakter dan kecintaan kepada Al-Quran yang akan terus bersemi sepanjang masa.