- By Muhammad Irsan Rasyad, S.I.Kom
- 03 Nov 2025
- 145
Sambangan Santri Novermber 2025: Dari Shalawat hingga Penghargaan, Santri Al Azka Tunjukkan Semangat Qurani
Pada hari Ahad, 2 November 2025,
Pesantren Tahfizhul Quran Al Azka kembali menggelar kegiatan Sambangan Santri—sebuah agenda rutin yang
menjadi ajang silaturahmi, refleksi, serta apresiasi bagi seluruh keluarga
besar Al Azka. Kegiatan yang berlangsung penuh kekhidmatan ini tidak hanya
menjadi wadah kebersamaan antar santri, guru, dan pengasuh, tetapi juga
momentum untuk meneguhkan kembali semangat dalam menghafal, memahami, dan
mengamalkan Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari.
Acara
dibuka dengan majelis taklim yang dipandu
oleh tim Hadroh Al Azka. Penampilan merdu nan bersemangat dari grup hadroh yang
beranggotakan santri dari berbagai jenjang—SDTQ, SMPTQ, dan SMATQ Al
Azka—menghadirkan suasana religius yang menenangkan. Alunan shalawat dan
lantunan pujian kepada Rasulullah ?
menggema di aula pesantren, menjadi pembuka yang syahdu sekaligus menggugah
hati setiap yang hadir.
Selanjutnya,
acara memasuki sesi sambutan yang disampaikan oleh Mudir Pesantren Tahfizhul
Quran Al Azka, Ustaz Samsul Bahar, Al Hafizh. Dalam sambutannya, beliau
menekankan pentingnya kegiatan seperti Sambangan
Santri sebagai sarana bagi wali
santri untuk memberi motivasi anaknya untuk istiqomah dalam mengikuti proses
menghafal al-quran. Kami
sangat berharap di momen sambangan santri, peran wali santri dapat memberi
motivasi kepada anaknya untuk semangat menghafal al-quran dan terus giat
belajar.
Setelah
sambutan, para santri menampilkan beragam kemampuan yang menunjukkan semangat
belajar dan kreativitas mereka. Penampilan pertama diisi oleh santri putra SDTQ
dan santri putri SMPTQ Al Azka yang membawakan pidato berbahasa Indonesia
dengan tema menuntut ilmu.
Dengan percaya diri dan artikulasi yang jelas, mereka menunjukkan hasil
pembinaan yang tekun dari para ustaz dan ustazah.
Berikutnya,
empat santri kelas dua SDTQ Al Azka tampil mengurai hukum tajwid. Dengan lugas
mereka menjelaskan berbagai kaidah bacaan Al-Quran, mulai dari mad, idgham,
hingga hukum nun sukun dan mim sukun. Penampilan ini menjadi bukti nyata bahwa
pembelajaran tajwid di Pesantren Al Azka telah diajarkan sejak usia dini, menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Quran
dengan cara yang menyenangkan dan mendidik.
Memasuki
acara inti, hadirin disuguhkan mauidhoh
hasanah yang disampaikan oleh Pimpinan Pesantren Tahfizhul Quran Al Azka,
KH. Abdul Aziz Mudzakir, S.Pd.I, Al Hafizh. Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan informasi bahwa di akhir bulan
November Pesantren Al Azka akan mengadakan kegiatan akbar yang menghadirkan KH.
Ulil Albab Arwani dari Kudus, Jawa Tengah.
Sebagai penutup, kegiatan Sambangan
Santri diakhiri dengan penyerahan penghargaan bagi kelas dan kamar terbaik
dalam kategori kebersihan, kerapian, dan kreativitas. Penilaian ini
sebelumnya telah dilakukan bersamaan dengan peringatan Hari Santri Nasional
2025. Suasana haru dan bahagia menyelimuti para santri yang menerima
penghargaan, menjadi motivasi bagi yang lain untuk terus menjaga lingkungan
pesantren agar tetap bersih, tertib, dan inspiratif.
Kegiatan Sambangan Santri tahun ini
menjadi cerminan semangat kebersamaan dan komitmen Pesantren Tahfizhul Quran Al
Azka dalam melahirkan generasi Qurani yang berilmu, berakhlak, dan
berkontribusi bagi umat. Melalui kegiatan seperti ini, pesantren tidak hanya
menjadi tempat belajar, tetapi juga rumah bagi tumbuhnya karakter dan kecintaan
kepada Al-Quran yang akan terus bersemi sepanjang masa.

