- By Muhammad Irsan Rasyad, S.I.Kom
- 15 Nov 2025
- 501
BEDAH MUSHAF AL-QUDDUS BERSAMA ABUYA KH. M. ULIL ALBAB ARWANI
Dalam perjalanan hidup, ada tiga hal yang sangat berharga namun
tidak pernah bisa kembali setelah hilang: waktu, kata-kata, dan kesempatan.
Ketiga hal ini seakan menjadi pengingat bahwa setiap detik yang berlalu, setiap
kalimat yang terlontar, dan setiap peluang yang datang perlu kita hargai dengan
penuh kesadaran.
Waktu adalah sumber daya paling berharga yang tidak bisa ditunda.
Sekali waktu berlalu, ia tidak bisa dipanggil kembali. Kita hanya punya satu
kehidupan dengan waktu yang terbatas. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk
tidak menyia-nyiakan waktu tersebut. Menariknya, waktu terbaik yang bisa kita
lalui adalah waktu yang kita habiskan bersama Al Quran. Membaca, mempelajari,
dan merenungkan ayat-ayat suci bukan hanya mengisi waktu dengan kebaikan,
tetapi juga menjemput keberkahan serta ketenangan jiwa.
Tidak kalah penting, kata-kata memiliki kekuatan luar biasa. Namun,
sekali kata keluar dari mulut kita, ia tak akan bisa ditarik kembali. Oleh
sebab itu, jangan sampai kata-kata yang kita ucapkan menyakiti atau menyesatkan,
apalagi jika mengabaikan keindahan kalimat suci Al Quran. Melantunkan Al Quran
adalah ucapan yang paling indah, sarat makna, dan menenangkan hati. Setiap
huruf yang kita baca menjadi amal ibadah yang mengalir pahalanya tanpa putus.
Kesempatan juga bagian vital yang sangat berharga. Keberuntungan
untuk belajar, memperbaiki bacaan Al Quran, dan memperdalam pemahaman agama
datang tak selalu setiap saat. Ketika kesempatan itu datang, sebaiknya segera
diraih dengan sepenuh hati agar tak menjadi penyesalan di kemudian hari.
Kesempatan belajar dari Ahli Al Quran atau Al Muqri yang sudah berpengalaman
adalah momentum langka yang patut dimanfaatkan.
Tingkatkan Kemampuan Membaca Al Quran bersama Abuya KH. M. Ulil
Albab Arwani
Untuk menjawab kebutuhan belajar dan memperbaiki bacaan Al Quran, sebuah acara istimewa akan dilaksanakan dengan tajuk BEDAH Al MUSHAF AL QUDDUS. Acara ini menghadirkan sosok Abuya KH. M. Ulil Albab Arwani, seorang Muqri ternama yang pengalaman dan ilmunya mampu membimbing peserta memahami lebih dalam mushaf Al Quran secara tepat dan benar.
Acara ini akan
diselenggarakan:
- Hari/tanggal : Ahad, 30 November 2025
- Waktu : Pukul 07.00 WIB sampai selesai
- Tempat : Pesantren Tahfizh Al Azka
- Alamat : Kavling Bermis Blok B3 RT. 07 RW. 04 Kel. Cisauk, Kec. Cisauk, Kab. Tangerang, Banten
- Pimpinan Pesantren : KH. Abdul Aziz Mudzakir
Dengan biaya
registrasi sebesar 300 ribu rupiah, peserta akan mendapatkan berbagai fasilitas
lengkap yang mendukung proses belajar secara optimal, antara lain:
- Mushaf Al Quran Al Quddus untuk pendalaman bacaan
- Ilmu yang bermanfaat dan langsung dari ahlinya
- Sertifikat sebagai bukti mengikuti pelatihan
- Snack dan makan selama acara
- Goodybag dan kalender eksklusif
- Notebook dan pulpen sebagai perlengkapan mencatat materi
Pembayaran dapat dilakukan melalui rekening Mandiri nomor 1550003643056 atas nama Yayasan Al Azka Kamila Indonesia.
Cara Mendaftar
dan Konfirmasi
Untuk bergabung
dalam acara ini, calon peserta dapat mendaftarkan diri lewat tautan:
https://bit.ly/bedahmushaf
Konfirmasi
pendaftaran dan pertanyaan lebih lanjut bisa langsung menghubungi:
WA Admin: 0857
1993 3637
WA A. Syafa': 0812 9476 1301
Mengisi Waktu
dengan Kebaikan
Acara BEDAH Al MUSHAF AL QUDDUS bukan sekadar ajang belajar
membaca Al Quran. Ia menjadi kesempatan berharga untuk menata ulang prioritas
kita dalam menjalani kehidupan. Mengisi waktu dengan kegiatan yang mendatangkan
pahala dan membawa ketenangan hati adalah pilihan bijak yang tak seharusnya
dilewatkan.
Kita harus menyadari bahwa waktu, kata-kata, dan kesempatan begitu
singkat dan berharga. Melalui acara ini, setiap peserta diajak untuk menjalin
hubungan lebih erat dengan Al Quran, memperbaiki bacaan, dan memahami makna di
balik ayat suci. Lebih dari sekadar ilmu, ini adalah investasi spiritual yang
manfaatnya akan terus dirasakan sepanjang hidup.
Mari jadikan hari Ahad, 30 November 2025, sebagai momentum
memperkuat ikatan kita dengan Al Quran, memperbaiki diri, dan mengambil
kesempatan emas yang tak datang dua kali. Jangan sia-siakan waktu dan
kesempatan, karena hidup ini singkat dan setiap detik terhitung.

