SD Tahfizhul Quran Al Azka: Meraih Prestasi di FLS3N dan O2SN SD Se - Kecamatan Cisauk 2026

SD Tahfizhul Quran Al Azka telah lama dikenal sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya fokus pada penguatan hafalan Al-Quran, tetapi juga pada pengembangan bakat dan prestasi siswa di berbagai bidang. Setiap tahun, sekolah ini aktif terlibat dalam kegiatan eksternal, khususnya Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) serta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat SD se-Kecamatan Cisauk. Partisipasi ini bukan sekadar kewajiban, melainkan wujud komitmen sekolah untuk membentuk santri yang berprestasi secara holistik, menggabungkan nilai-nilai keislaman dengan keterampilan seni, sastra, dan olahraga.

Pada tahun 2026 ini, SD Tahfizhul Quran Al Azka kembali menorehkan prestasi membanggakan. Di ajang FLS3N dan O2SN, dua santri berprestasi berhasil membawa pulang piala juara. Nazwatu Maulida meraih Juara 3 pada lomba Kriya Anyam, sementara Muhammad Alif Putra Fauzi menyabet Juara 2 di cabang olahraga Tenis Meja pada O2SN. Kemenangan ini menjadi bukti nyata bahwa santri-santri SDTQ Al Azka mampu bersaing dengan siswa dari sekolah lain di tingkat kecamatan.

Kisah perjuangan Nazwatu Maulida patut diapresiasi. Ananda yang masih duduk di bangku SD Kelas 5 ini dilatih langsung oleh Ustadzah Lina Puspitasari, seorang guru yang berdedikasi. Dalam lomba Kriya Anyam, Maulida menciptakan tatakan gelas atau tempat gelas dengan motif unik berbentuk naga. Karya ini tidak hanya menonjolkan kreativitas, tetapi juga ketelitian dalam penganyaman bahan alami. Proses pelatihan yang intensif membuatnya mampu menampilkan hasil terbaik, meski persaingan ketat dari peserta lain.

Sementara itu, Muhammad Alif Putra Fauzi menunjukkan bakat luar biasa di bidang Tenis Meja. Minatnya baru terlihat pada Februari 2026, namun berkat bimbingan Muhammad Irsan Rasyad—seorang operator Dapodik dan arkas SDTQ Al Azka—Alif berkembang pesat. Pelatih yang juga bagian dari tim sekolah ini memberikan latihan keras, lengkap dengan pembekalan teknik permainan dasar hingga strategi lanjutan. Hasilnya, Alif mampu bersaing sengit dengan atlet dari sekolah-sekolah pesaing, hingga akhirnya meraih posisi kedua. Dedikasi pelatih seperti ini menjadi kunci utama keberhasilan.

Torehan prestasi ini mencerminkan keterlibatan aktif dewan guru SDTQ Al Azka dalam membimbing peserta didik. Guru-guru tidak hanya mengajar materi pelajaran inti, tetapi juga mengasah potensi siswa melalui persiapan matang menjelang lomba. Mereka mendorong santri untuk terus berlatih, mengoptimalkan waktu luang, dan menanamkan semangat pantang menyerah. Pendekatan ini selaras dengan visi pesantren yang menyeluruh, di mana prestasi eksternal menjadi penguat karakter santri.

Insyaallah, ke depannya SD Tahfizhul Quran Al Azka akan terus meningkatkan prestasi di FLS3N dan O2SN yang digelar tahunan. Sekolah berencana mempersiapkan bibit unggul melalui program ekstrakurikuler intensif setiap akhir pekan. Kegiatan ini mencakup latihan seni kriya, sastra, dan olahraga, dengan pendampingan guru. Dukungan orang tua dan komite sekolah juga diharapkan semakin kuat, agar santri-santri siap menghadapi kompetisi yang lebih besar di tingkat kabupaten maupun nasional.

Prestasi tahun 2026 ini menjadi motivasi bagi seluruh warga SDTQ Al Azka. Bagi santri, ini adalah pengingat bahwa usaha keras dan doa adalah jalan menuju keunggulan. Bagi guru, ini adalah panggilan untuk terus berinovasi dalam pembimbingan. Di tengah tantangan pendidikan modern, SD Tahfizhul Quran Al Azka tetap teguh pada prinsipnya: membentuk generasi Qur'ani yang berprestasi dan berakhlak mulia. Semoga prestasi ini menjadi awal dari lembaran emas yang lebih cemerlang di masa mendatang.