- By Muhammad Irsan Rasyad, S.I.Kom.,Gr
- 13 Jul 2026
- 72
Menyambut Cahaya Baru: Pembukaan MPLP 2026 Pesantren Tahfizhul Quran Al Azka
Masa Pengenalan
Lingkungan Pesantren (MPLP) Tahun Ajaran 2026-2027 di Pesantren Tahfizhul Quran
Al Azka resmi dibuka pada hari Senin, 13 Juli 2026. Upacara pembukaan berlangsung
khidmat dan dihadiri seluruh santri baru, santri lama, guru, serta staf
pengelola Al Azka. Kegiatan ini menandai awal serangkaian program adaptasi yang
dirancang untuk membantu santri menyesuaikan diri dengan suasana pesantren
serta menanamkan nilai-nilai keislaman, disiplin, dan kebersamaan yang menjadi
ciri utama pendidikan di sini.
Pembina apel pada
upacara pembukaan adalah Kyai Masudin Arasy, S.Pd.I. Dalam amanat beliau, para
santri baru diberikan nasihat penuh kebijaksanaan. Kyai Masudin mengimbau
kepada mereka yang belum merasa betah untuk tidak cepat putus asa, melainkan
mencoba menapaki hari demi hari hingga menemukan kenyamanan di lingkungan
pesantren. Nasihat ini mengandung pesan penting tentang proses adaptasi; bahwa
menjadi bagian dari pesantren memerlukan waktu, kesabaran, dan kemauan untuk
belajar menerima aturan serta budaya bersama. Selain itu, pembina apel
menegaskan bahwa menjadi santri di era sekarang adalah sebuah keberuntungan.
Menurut beliau, kesempatan yang dimiliki santri untuk memperdalam ilmu agama,
termasuk hafalan Al Quran, serta pembentukan karakter moral merupakan modal
berharga untuk masa depan yang lebih baik.
Sebagai simbol
penerimaan dan pengukuhan status sebagai bagian dari keluarga besar Al Azka,
pada akhir sambutan dilakukan penyematan kepada santri baru dari tingkat SDTQ,
SMPTQ, dan SMATQ Excellent Al Azka. Momen penyematan ini membawa suasana haru
dan kebanggaan, sekaligus mengokohkan ikatan antara santri baru dengan
lingkungan lembaga pendidikan. Tak lama setelah itu, upacara ditutup dengan
pelepasan balon bertuliskan MPLP Al AZKA ke udara, yang menandai secara
simbolis dimulainya rangkaian kegiatan MPLP. Pelepasan balon menjadi simbol
harapan dan doa agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan memberikan
manfaat bagi semua pihak.
Setelah upacara
pembukaan, agenda dilanjutkan dengan sesi taaruf. Pada sesi ini, santri baru
memperkenalkan diri di hadapan santri lama dan seluruh guru. Taaruf tidak hanya
berfungsi sebagai sarana pengenalan identitas, tetapi juga menjadi ajang
membangun keberanian, keterampilan berbicara di depan umum, dan rasa
persaudaraan antar santri. Menariknya, tak kalah antusias, seluruh guru Al Azka
juga memperkenalkan diri di depan santri. Perkenalan guru memberikan kesempatan
kepada santri untuk lebih mengenal sosok-sosok yang akan membimbing mereka
sehari-hari, sehingga proses pembelajaran dapat dimulai dengan suasana yang
lebih akrab dan saling percaya.
Rangkaian MPLP 2026
di Pesantren Tahfizhul Quran Al Azka dirancang komprehensif dengan tujuan
membekali santri baru dalam aspek spiritual, sosial, fisik, dan keamanan.
Program dimulai pada Senin 13 Juli 2026 dengan upacara pembukaan. Pada hari
Selasa 14 Juli 2026, kegiatan dilanjutkan dengan penyuluhan kesehatan yang
dibawakan oleh petugas Puskesmas Kecamatan Cisauk. Penyuluhan ini menekankan
pentingnya pola hidup sehat, pencegahan penyakit menular, serta pengetahuan
dasar pertolongan pertama yang relevan bagi kehidupan asrama. Keterlibatan
pihak puskesmas menunjukkan komitmen pesantren dalam menjaga aspek kesehatan
para santri sebagai prioritas utama.
Rabu 15 Juli 2026
menjadi hari bagi sosialisasi anti bullying yang disampaikan oleh Kepala Polsek
Kecamatan Cisauk. Kegiatan ini penting untuk menanamkan budaya saling
menghormati, menolak segala bentuk kekerasan atau perundungan, serta memberikan
pemahaman tentang mekanisme pelaporan jika terjadi pelanggaran. Pendekatan dari
pihak kepolisian memberi perspektif hukum dan perlindungan, sehingga santri
memahami batasan perilaku dan tanggung jawab bersama dalam menciptakan
lingkungan yang aman.
Pada Kamis 16 Juli
2026 dihadirkan sesi cerita motivasi bersama Ka Toyyib. Sesi motivasi ini
dirancang untuk menumbuhkan semangat belajar, ketekunan dalam menghafal Al
Quran, serta inspirasi untuk menetapkan tujuan pendidikan yang jelas. Cerita
dan pengalaman yang dibagikan oleh narasumber diharapkan mampu menyulut rasa
percaya diri serta menghadirkan teladan bagi para santri.
Menutup pekan penuh
kegiatan, pada Jumat 17 Juli 2026 diadakan senam pagi bersama. Kegiatan
olahraga ini selain menjaga kebugaran jasmani juga mempererat kekompakan antar
santri melalui gerak bersama dan disiplin waktu. Akhir rangkaian MPLP
berlangsung pada Sabtu 18 Juli 2026 dengan acara penutupan resmi. Penutupan
akan menjadi momen refleksi atas pelajaran yang diperoleh selama masa
pengenalan, sekaligus evaluasi singkat yang menjadi pijakan bagi program
pembinaan berikutnya.
Secara keseluruhan,
penyelenggaraan MPLP 2026 di Pesantren Tahfizhul Quran Al Azka menunjukkan
perencanaan yang matang dan sinergi antara lembaga, tenaga pendidik, serta
pihak eksternal seperti puskesmas dan kepolisian. Harapan bersama, kegiatan ini
tidak hanya memudahkan proses adaptasi santri baru, tetapi juga menumbuhkan
karakter islami yang kuat, disiplin, serta semangat kebersamaan yang akan
menjadi modal utama dalam menempuh pendidikan di lingkungan pesantren. Semoga
seluruh rangkaian kegiatan memberi berkah dan memberikan dampak positif bagi
perkembangan para santri di Al Azka.

