Lima Guru Al Azka Raih Sertifikasi PPG di Tahap 3 dan 4: Bukti Semangat Belajar di Tengah Kesibukan Mengajar

Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) merupakan inisiatif strategis Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk meningkatkan kompetensi tenaga pendidik. Pada tahun 2025, lima guru dan tenaga kependidikan dari SDTQ dan SMPTQ Al Azka dinyatakan lulus tahap 3 dan 4. Pencapaian ini mencerminkan komitmen tinggi institusi dalam pengembangan sumber daya manusia pendidikan.

Proses seleksi dimulai dari pengelolaan data Dapodik yang teliti, validasi ijazah melalui portal Info GTK, serta pengajuan Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) via situs verval PTK. Upaya manajemen data ini, dikombinasikan dengan dedikasi guru yang tetap menjalankan tugas mengajar, menjadi fondasi keberhasilan. Mereka berhasil memperoleh sertifikasi dari Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) masing-masing.

Peserta menempuh pembelajaran mandiri di Platform Ruang GTK, yang terdiri atas tiga modul inti. Mencakup pembekalan materi dasar. penyelesaian soal uji kompetensi materi dan penyusunan jurnal reflektif pembelajaran. Tahap selanjutnya adalah uji kinerja, yakni perekaman video proses pengajaran di kelas secara langsung, disertai pembuatan modul ajar. Proses ditutup dengan Uji Kompetensi Peserta PPG di aplikasi BP3 Kemendikbudristek, yang dilaksanakan secara komputerisasi untuk menjamin objektivitas.

Para guru yang telah lulus di program PPG tersebut adalah sebagai berikut:

Muhammad Irsan Rasyad, S.I.Kom., Gr., dari Universitas Negeri Surabaya.

Muhammad Abdul Chamid, S.Pd., Gr., dari Universitas Buana Perjuangan.

Wahyudi, S.Pd., Gr., dari Universitas Tunas Pembangunan Surakarta.

Lina Puspitasari, S.Pd., Gr., dari Universitas Negeri Surabaya.

Isna Lailatun Nadhliroh, S.Pd., Gr., dari Universitas Negeri Jakarta.

Kelulusan ini tidak hanya menambah kualifikasi profesional, tetapi juga memperkuat implementasi Kurikulum Merdeka di lingkungan Pesantren Tahfizhul Quran Al Azka. Program PPG memungkinkan guru untuk mengasah kemampuan adaptif terhadap dinamika pembelajaran peserta didik, termasuk integrasi nilai-nilai keagamaan dengan pendekatan inovatif.

Pihak SDTQ dan SMPTQ Al Azka menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kemendikbudristek atas penyelenggaraan PPG yang berkualitas. Inisiatif ini krusial bagi penguatan profesi keguruan di era transformasi pendidikan. Selain itu, ucapan terimakasih diberikan kepada Pimpinan Pesantren, KH. Abdul Aziz Mudzakir, serta Ketua Yayasan Al Azka Kamila Indonesia KH Uud Masudin Arasy, S.Pd.I, atas persetujuan partisipasi guru dalam program PPG di tahun 2025. Dukungan kepemimpinan ini memfasilitasi keseimbangan antara tugas institusional dan pengembangan diri.

Pencapaian ini menjadi momentum bagi Al Azka untuk memperluas program sertifikasi. Dampak jangka panjangnya meliputi peningkatan mutu pengajaran, khususnya di bidang tahfiz dan literasi digital, serta kontribusi terhadap tujuan pendidikan nasional. Ke depan, institusi berkomitmen mendorong lebih banyak tenaga pendidik mengikuti jalur serupa, guna mewujudkan ekosistem pendidikan unggul yang berbasis kompetensi dan karakter. Saa ini jumlah guru yang telah bersertifikasi sebagai guru pendidik yaitu 8 orang, 3 orang sebelumnya telah lulus di program PPG pada tahap 1.